• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Facebook
  • Twitter

Search

Follow the Teachings of Jesus

Encouraging Christians to Follow the Teachings of Jesus

  • Mendorong umat Kristiani untuk mengikuti ajaran Yesus.
  • Tentang
  • Ulasan
  • Indonesia
    • English
    • Español
    • العربية
    • বাংলাদেশ
    • हिन्दी
    • 日本語
    • اردو
    • Русский
    • 한국어
    • 繁體中文
    • Deutsch
    • Français
    • Italiano

Yesus

Allah mengatakan bahwa Yesus adalah anak-Nya… dua kali.

Halo.

Dalam dua kesempatan, para saksi manusia mendengar Allah berbicara dengan suara yang mereka pahami, menegaskan bahwa Yesus adalah anaknya.

Peristiwa pertama adalah pembaptisan Yesus. Hal ini dicatat dalam Matius, Markus dan Lukas:

… Tiba-tiba langit terbuka baginya dan ia melihat Roh Allah turun seperti burung merpati dan hinggap di atasnya. Dan suara dari surga berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sangat berkenan kepada-Nya.” (Matius 3:16-17 – Lihat juga Markus 1:10-11; Lukas 3:21-22.)

Peristiwa kedua terjadi di gunung di mana Yesus berubah rupa, dan juga dicatat dalam Matius, Markus dan Lukas. Pada kesempatan ini, Tuhan tidak hanya mengatakan bahwa Yesus adalah anak-Nya, tetapi juga memerintahkan para murid yang ada bersama Yesus untuk mendengarkan-Nya:

… Tiba-tiba awan terang menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengarlah suara yang berkata: “Inilah Anak-Ku, yang Kukasihi. Aku sangat berkenan kepada-Nya. Dengarkanlah Dia!” (Matius 17:1-8 – Lihat juga Markus 9:2-8; Lukas 9:28-36.)

Rasul Petrus ada bersama Yesus di atas gunung pada kesempatan kedua ini dan kemudian menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya mendengar Allah mengakui Yesus sebagai anaknya:

“Sebab Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika suara itu disampaikan kepada-Nya oleh Kemuliaan yang Agung, yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku, yang Kukasihi. Aku sangat berkenan kepada-Nya. Kami sendiri telah mendengar suara itu dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus itu.” (2 Petrus 1:17-18)

 

Semoga Bapa kita yang penuh kasih dan surgawi memberkati Anda, menguatkan Anda, dan menjaga Anda.

Peter O

 

Artikel terkait

Apakah Yesus mengatakan bahwa Ia adalah Tuhan? Ya! Jadi… Apa dia gila?

Apa yang Yesus katakan tentang perkataan-Nya sendiri?

This post is also available in: English Español (Spanish) العربية (Arabic) বাংলাদেশ (Bengali) हिन्दी (Hindi) 日本語 (Japanese) اردو (Urdu) Русский (Russian) 한국어 (Korean) 繁體中文 (Chinese (Traditional)) Deutsch (German) Français (French) Italiano (Italian)

Filed Under: Yesus

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Primary Sidebar

Popular Articles

  • Apa yang Yesus ajarkan tentang Gereja? 291 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang Doa? 285 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang diselamatkan? 237 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang persatuan? (And why aren’t we taking any notice?) 187 views
  • Apa yang Yesus ajarkan tentang menghakimi atau mengutuk orang lain? 172 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang penyembahan? 169 views
  • Allah mengatakan bahwa Yesus adalah anak-Nya… dua kali. 164 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang kebenaran? 145 views
  • Apa yang Yesus ajarkan tentang dosa? 142 views
  • Apa yang Yesus katakan tentang menaati Allah? 133 views
  • Apa yang Yesus ajarkan tentang kepemimpinan gereja? 128 views
  • Apakah Yesus mengatakan bahwa Ia adalah Tuhan? Ya! Jadi… Apakah dia gila? 127 views
  • Apa yang Yesus ingin para pengikut-Nya lakukan? 127 views
  • Apa yang Yesus ajarkan tentang kerendahan hati? 124 views
  • Apa yang Yesus Katakan Tentang Menjadi Seorang Kristen? “Follow Me”. 123 views
  • Facebook
  • Twitter

Search

Follow the Teachings of Jesus © 2026 · Website by Joyful Web Design · Built on the Genesis Framework

Thank you for your rating!
Thank you for your rating and comment!
This page was translated from: English
Please rate this translation:
Your rating:
Change
Please give some examples of errors and how would you improve them:

Multilingual WordPress with WPML