Halo
Yesus mengajar kita, para pengikut-Nya, untuk mengasihi sesama. Aku rasa ajaran ini memberi tahu kita semua yang perlu kita ketahui tentang bagaimana kita harus menanggapi perubahan iklim. Semua orang di planet ini adalah sesama kita. Kita juga perlu memikirkan generasi mendatang, anak-anak kita dan cucu-cucu mereka, apakah mereka sesama kita? Tentu saja. Kita punya kewajiban terhadap mereka; untuk mengasihi mereka, menjaga mereka, dan memastikan mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Mari jujur saja, kita sedang mencuri dari mereka.
Aku sering mendengar orang bilang bahwa orang lainlah yang harus melakukan sesuatu terkait perubahan iklim. Banyak yang bilang politisi harus bertindak. Aku tidak yakin politisi akan berbuat banyak. Aku sering mendengar politisi berkata mereka sedang melakukan ini atau itu untuk melawan perubahan iklim, tapi mereka juga bilang betapa pentingnya memiliki ekonomi yang terus tumbuh. Bagiku, ekonomi yang tumbuh pasti berarti lebih banyak gas rumah kaca. Dan, tentu saja, partai politik menerima uang dari bisnis besar. Jadi, aku tidak yakin politisi akan berbuat banyak.
Aku rasa kita sendiri yang harus melakukan sesuatu.
Segala yang kita gunakan diproduksi. Ini termasuk hal-hal yang kita butuhkan seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal, serta banyak sekali hal yang kita gunakan yang tidak kita butuhkan. Proses produksi menciptakan gas-gas yang menyebabkan perubahan iklim. Jadi, segala yang kita gunakan telah diproduksi dan telah menambah gas-gas tersebut.
Salah satu cara kita bisa mengasihi sesama kita, dan memperlambat perubahan iklim, adalah dengan tidak membeli barang yang tidak kita butuhkan. Sesederhana itu.
Sudah saatnya kita mulai mengabaikan para pengiklan yang memberi tahu kita bahwa kita membutuhkan barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Kita bisa berdoa agar kita tidak tertipu oleh para pengiklan.
Jika kita menghabiskan sumber daya bumi sekarang demi kenyamanan kita sendiri, dengan mengabaikan kebutuhan sesama termasuk generasi mendatang, berarti kita bersikap egois. Dosa adalah sikap mementingkan diri sendiri. Keegoisan adalah dosa. Dan generasi ini sangat egois. Mari kita berhenti membeli barang yang tidak kita butuhkan secara egois.
Terakhir, coba pikirkan ini: jika aku berhenti membeli barang-barang yang tidak aku butuhkan, aku akan punya lebih banyak uang. Aku bisa melunasi kartu kredit atau cicilan rumah lebih cepat. Mungkin aku bisa menggunakan uang itu untuk mengasihi sesamaku, membantu orang lain termasuk melakukan hal-hal yang akan memulihkan planet kita, bukan merusaknya. Menanam pohon, mungkin.
Tentu saja, aku tidak bisa membaca apa yang telah kutulis tanpa memikirkan pembelian baru-baru ini yang sebenarnya tidak perlu. Jadi, aku ini munafik. Apakah itu berarti aku tidak boleh menulis tentang perubahan iklim? Apa pendapat orang lain?
Semoga Bapa surgawi kita yang penuh kasih memberkati dan membimbing kita saat kita menapaki jalan yang Dia tunjukkan kepada kita.
Peter o
Artikel terkait
Apa yang Yesus ajarkan tentang mengasihi sesama?
Apa yang Yesus ajarkan tentang dosa?
This post is also available in:
Tinggalkan Balasan