Halo
Yesus berkata bahwa hal terpenting yang harus kita lakukan adalah mengasihi Tuhan dan yang kedua adalah mengasihi sesama. (Markus 12:28-31; Matius 22:35-40; Lukas 10:25-28). Jadi, hal terpenting yang harus kita lakukan adalah mencintai.
Mengasihi Tuhan adalah sesuatu yang kita lakukan dalam doa. Ini sangat mirip dengan mencintai orang lain. Kita senang menghabiskan waktu untuk bercakap-cakap dengan orang yang kita cintai, dan terkadang, hanya dengan orang tersebut saja sudah cukup. Mengasihi Tuhan berarti menghabiskan waktu bersama-Nya. (Untuk selengkapnya tentang hal ini, kamu mungkin ingin membaca artikel “Mengasihi Tuhan”, tautan di bawah.)
Yesus berkata bahwa kita harus mengasihi orang lain seperti kita mengasihi diri kita sendiri (Matius 22:39; Markus 12:31; Lukas 10:27), dan kita harus memperlakukan orang lain seperti kita ingin orang lain memperlakukan kita. (Matius 7:12; Lukas 6:31).
Sebagian besar perintah Yesus kepada para pengikutnya adalah ajaran praktis tentang bagaimana kita harus memperlakukan orang lain. (Artikel “Apa yang Yesus ingin para pengikutnya lakukan?” berisi daftar lengkap perintah-perintah Yesus. Tautan di bawah ini). Yesus memerintahkan kita untuk berbelas kasih kepada orang lain. Kita tidak boleh menghakimi orang lain atau mengutuk orang lain. Kita harus mengampuni orang lain. Kita harus mengasihi bahkan musuh-musuh kita dan berbuat baik kepada mereka yang membenci kita. Kita harus memberkati mereka yang mengutuk kita dan berdoa bagi mereka yang memperlakukan kita dengan buruk.
Ini adalah pengajaran yang revolusioner pada zaman Yesus, dan juga revolusioner pada zaman sekarang. Sayangnya, kita hidup dalam masyarakat yang menganggap bahwa menghakimi, mengutuk, dan mengejek orang lain adalah hal yang wajar. Jadi kita, yang mengikuti ajaran Yesus, menonjol karena kita tidak melakukan hal-hal tersebut. Kami menonjol karena kami mencintai.
“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35)
Sayangnya, para pemimpin kita sering kali menghakimi, mengutuk, dan mengejek orang lain. Mereka sering menghakimi, mengutuk, dan mengejek siapa pun yang mempertanyakan atau menantang sudut pandang mereka. Kita tidak boleh mengikuti contoh yang diberikan oleh orang-orang seperti itu.
Kami mengikuti ajaran Yesus. Kita harus mencintai.
Kiranya Bapa yang penuh kasih memberkati dan menguatkan kita saat kita semakin belajar untuk mengasihi Dia, dan mengasihi satu sama lain.
Yesus adalah Tuhan.
Peter o
Artikel terkait
“Apa yang Yesus ajarkan tentang mengasihi Tuhan?”
“Tuhan yang Mengasihi – Orang Tua yang Baik”
“Apa yang Yesus ingin para pengikut-Nya lakukan?”
“Apa yang Yesus ajarkan tentang mengasihi sesama?”
“Apa yang Yesus ajarkan tentang mengampuni sesama?”
“Apa yang Yesus ajarkan tentang menghakimi atau mengecam orang lain?”
This post is also available in:
English
Español (Spanish)
العربية (Arabic)
বাংলাদেশ (Bengali)
हिन्दी (Hindi)
日本語 (Japanese)
اردو (Urdu)
Русский (Russian)
한국어 (Korean)
繁體中文 (Chinese (Traditional))
Deutsch (German)
Français (French)
Italiano (Italian)
Tinggalkan Balasan